JAT Siap Hadapi Isu Pembubaran!
Kamis, 11 Desember 2011

(Ansharuttauhid.com) - Layaknya sebuah jama’ah, apalagi terbilang baru, Jama’ah Ansharut Tauhid tidak sepi dari berbagai Pressure yang dilakukan oleh pemerintah yang mengusung agama demokrasi. Sejak kasus terorisme yang disematkan pada jama’ah ini sampai penangkapan amirnya, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, ternyata semakin menambah istiqomah dalam menyikapi isu-isu pembubaran JAT.
Mengapa pemerintah toghut Indonesia sampai membubarkan JAT? Karena secara real jamaah ini memiliki visi dan misi yang berbeda dengan jamaah-jamaah lainnya di Indonesia. Bagi JAT, Indonesia harus dipimpin dengan syari’at Islam, yang bernaung di bawah khilafah ala minhajin nubuwwah. Karenanya: perlu melakukan pemahaman ummat pada aqidah yang lurus, menyeru ummat Islam Indonesia agar kembali kepada sunnah Rasululloh dan Salafush sholeh, menyadarkan pentingnya berjamaah, semangat berjihad dengan harta dan jiwa serta mempraktekkan syari’at Islam di Indonesia.
Kelemahan toghut Indonesia saat ini mulai nampak dengan penangkapan ust. Abu Bakar Ba’asyir yang sudah dianggap sebagai “icon” perjuangan penegakan syari’at Islam, sehingga untuk menutupinya, negara berpenduduk mayoritas muslim ini memohon bantuan kepada Yahudi dan Nasrani: fir’aun Amerika dan sekutunya, dengan cara menggelar mega proyek untuk membumi-hanguskan JAT dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Pemerintah toghut Indonesia menyebut proyek ini dengan deradikalisasi, deIslamisasi, dejihadisasi, dengan konsorsium setan: BNPT
Bagi JAT mengusung ide dakwah wal jihad merupaan keharusan dalam menyambut genderang perang yang lebih dahulu ditabuh oleh asy syahid syaikh usamah bin laden dengan proyek Al Qoidah yang hari ini memasuki tahapan ke-4: menghancurkan pemerintah Islam yang murtad dan menjadi antek-antek Amerika. Di sisi lain, dakwah wal jihad merupakan garis perjuangan dalam menyambut “nasrun minalloh”, petolongan Alloh. Bukankah program ini banyak ditinggalkan oleh jamaah atau ormas Islam di Indonesia? Jadi, JAT siap menghadapi aksi pembubaran ini. (Muntaha/JMC)
Akhbar sebelumnya:
Publikasi
- Pernyataan Jamaah Anshorut Tauhid Tentang akun FB palsu
- TADZKIROH DAN MAKLUMAT JAT TENTANG PERAYAAN NATAL BERSAMA
- Adakah Hubungan Antara JAT dengan Aksi Terorisme ?
- JAT mengutuk keras pembunuhan muslimin di Sape NTB
- khotbah Idul Fitri 1432H
- Pernyataan Sikap JAT terhadap Insiden Bima dan Mojokerto
- DO’A ADALAH SENJATA UTAMA
Akhbar
- Musyawarah Akbar JAT Wilayah Jawa Tengah
- RUU Ormas Menghina Syari’at Alloh
- JAT Siap Hadapi Isu Pembubaran!
- Nasir Abbas Mengkampanyekan Deradikalisasi Kpd Ust. Abu Bakar Ba’asyir
- Musyawarah Kerja Nasional JAT
- Penolakan Ust.Abu terhadap Vonis dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
- Tanggapan JAT terkait pengurangan hukuman Ust.Abu Bakar Ba'asyir

